LINGKARWILIS.COM – Seorang wanita lanjut usia (lansia) tanpa identitas ditemukan meninggal dunia di dalam saluran irigasi sawah di Desa Waung, Kecamatan Boyolangu, Tulungagung, pada Selasa (12/3/2024) pagi. Dugaan awal menyebutkan korban mengalami kecelakaan tabrak lari, mengingat terdapat bekas goresan pada aspal di sekitar lokasi kejadian.
Kasi Humas Polres Tulungagung, Ipda Nanang Murdiyanto, menjelaskan bahwa kejadian ini pertama kali diketahui sekitar pukul 07.00 WIB oleh seorang petani yang tengah membersihkan saluran irigasi di dekat lahannya. Petani tersebut dikejutkan dengan keberadaan jenazah yang dalam kondisi tenggelam dan posisi tubuh tertelungkup di saluran irigasi.
Menyadari temuan itu, saksi segera melaporkan kejadian ke Polsek Boyolangu agar korban dapat dievakuasi dan diperiksa lebih lanjut. “Korban pertama kali ditemukan oleh saksi Imam Sopingi dan Slamet Suyadi yang merupakan warga setempat dan hendak membersihkan saluran irigasi pada area persawahan itu,” ujar Ipda Nanang Murdiyanto, Rabu (12/3/2025).
Menerima laporan tersebut, personel Polsek Boyolangu bersama Tim Inafis Polres Tulungagung serta petugas medis dari RSUD dr. Iskak langsung menuju lokasi untuk mengevakuasi korban dan melakukan pemeriksaan fisik guna mengetahui penyebab kematiannya.
Polres Batu Uji Coba Shuttle Bus untuk Atasi Kemacetan saat Lebaran
Dari hasil pemeriksaan awal, petugas tidak menemukan tanda-tanda kekerasan atau indikasi tindak pidana pembunuhan. Namun, dugaan penyebab korban jatuh ke irigasi justru terlihat dari kondisi sekitar lokasi kejadian. “Kondisi fisik korban tidak menunjukkan adanya tanda-tanda yang janggal yang mengarah pada kekerasan atau apapun,” ungkapnya.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), ditemukan goresan pada aspal yang mengindikasikan adanya peristiwa kecelakaan di sekitar lokasi korban ditemukan. Warga sekitar juga mengungkapkan bahwa pada Selasa (11/3/2025) sekitar pukul 19.00 WIB, korban sempat terlihat berjalan mengenakan pakaian serba gelap menuju arah TKP.
Selang 30 menit kemudian, warga mendengar suara benturan keras yang diduga sebagai kecelakaan. Namun, ketika mereka mendatangi lokasi, tidak ditemukan tanda-tanda adanya insiden tersebut. Baru keesokan paginya, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
“Korban ini diduga merupakan gelandangan yang kerap meminta-minta di rumah warga setempat. Warga juga tidak ada yang tahu identitasnya, korban pun tidak membawa identitas. Kami mengimbau jika ada anggota keluarga yang merasa kehilangan untuk segera melapor,” pungkasnya.





