Nyelam di Laut Selatan, Nelayan di Blitar Tewas Tenggelam

Nyelam di Laut Selatan, Nelayan Tewas Tenggelam
Petugas medis saat memeriksa kondisi tubuh korban. (Aziz)

BLITAR, LINGKARWILIS.COM – Warga Desa Tambakrejo, Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar digegerkan dengan peristiwa meninggalnya seorang nelayan akibat tenggelam saat menyelam mencari ikan di perairan selatan.

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa petang (17/2/2026) di perairan Gumiling, wilayah Desa Tambakrejo, Kecamatan Wonotirto. Korban diketahui bernama Rudi Purwanto (34), warga Kampung Ledok, Desa Tambakrejo.

bayar PBB Kota Kediri bayar PBB Kota Kediri

Kasi Humas Polres Blitar, Aipda Muheni, membenarkan kejadian tersebut.

“Ya, korban tenggelam saat menyelam mencari ikan,” ujarnya, Rabu (18/2/2026).

Baca juga : H-1 Ramadan, Harga Bunga Tabur Melonjak Tajam,Tapi Pasar Setono Betek Kediri Terpantau Lesu

Ia menjelaskan, kejadian bermula saat korban bersama tetangganya, Purnomo (43), berangkat mencari ikan di Pantai Gumiling dengan mengendarai sepeda motor. Setibanya di lokasi, Purnomo memancing di tepi pantai, sementara korban menyelam di laut untuk mencari ikan menggunakan alat tembak ikan.

Awalnya situasi berjalan normal. Namun setelah beberapa waktu, saksi tidak melihat korban muncul ke permukaan air. Merasa curiga, saksi kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Poskamla Pantai Tambakrejo yang selanjutnya diteruskan ke Polsek Wonotirto.

Petugas bersama warga sekitar melakukan pencarian dan sekitar pukul 19.55 WIB korban ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia. Jenazah kemudian dibawa ke rumah duka.

Berdasarkan hasil pemeriksaan luar, pada bagian kepala sebelah kanan korban terdapat luka memar. Pada wajah ditemukan luka gores akibat benturan speargun (alat tembak ikan). Dari mulut korban juga mengeluarkan darah yang diduga akibat pecahnya organ paru-paru karena kekurangan oksigen saat tenggelam.

Baca juga : Turnamen Sepak Bola U-12 di Mojoroto Jadi Sarana Klub Lokal Kediri untuk Berprestasi

Tanda-tanda tenggelam terlihat jelas pada bagian telapak tangan, jari-jari tangan, lutut, telapak kaki, dan jari-jari kaki yang mengerut.

Barang bukti yang ditemukan di lokasi antara lain kaus lengan panjang warna hitam, celana panjang warna hitam, ikan hasil tangkapan dengan perkiraan bobot sekitar 25 kilogram, alat tembak ikan rakitan warna hitam dengan anak panah dari besi (speargun), serta perlengkapan snorkeling.***

Reporter: Aziz Wahyudi

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *