Daerah  

Panwascam di Kota Madiun Dilantik, Terima Gaji Sekitar 2 Juta Per Bulan

Panwascam di Kota Madiun Dilantik, Terima Gaji Sekitar 2 Juta Per Bulan
Ketua Bawaslu Kota Madiun, Wahyu Sesar Nugroho saat melantik 9 Panwascam (rio)

Madiun, LINGKARWILIS.COM – Menjelang Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) 2024, sembilan Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) resmi dilantik oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Madiun pada Jumat (24/5/2024) di Aston Hotel Madiun.

Kegiatan ini merupakan salah satu tahapan yang dilakukan oleh Bawaslu sebagai persiapan untuk Pilkada mendatang.

banner 400x130

Wahyu Sesar Nugroho, Ketua Bawaslu Kota Madiun, mengungkapkan bahwa Panwascam yang dilantik akan bertugas di tiga kecamatan se-Kota Madiun, yaitu Manguharjo, Taman, dan Kartoharjo.

Baca juga : Peringati Hardiknas dan Harkitnas, Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jatim Wilayah Kediri Gelar Jalan Sehat, Ini Infonya

“Dalam hal ini, kami mempersiapkan segala situasi jika ke depan nanti ada perselisihan hasil di Mahkamah Konstitusi untuk pemilihan Kepala maupun Wakil daerah. Maka dari itu, Panwascam harus melakukan pengamatan di lapangan,” ujarnya.

Wahyu juga menambahkan bahwa pengawasan setiap tahapan Pilkada perlu dilakukan untuk menyusun laporan atas kerja keras yang dilakukan oleh pihak KPU.

Wahyu menyebutkan bahwa besaran honor yang diterima oleh Panwascam adalah sekitar 1,9 juta rupiah untuk anggota dan 2,1 juta rupiah untuk Ketua.

Baca juga : Sebanyak 78 Anggota Panwascam di Kabupaten Kediri Dilantik, Ini Pesan Ketua Bawaslu Setempat

“Harapannya, Panwascam yang baru dilantik segera bekerja dengan maksimal sesuai jobdesk yang sudah dijalankan sebelumnya,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Bakesbangpol Kota Madiun, Tjatoe Wahjoediyanto, yang juga hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan beberapa hal penting. Dirinya menyampaikan bahwa Pj Wali Kota Madiun, Eddy Supriyanto, mewanti-wanti netralitas ASN pada Pilkada 2024 mendatang.

“Jangan sampai terbawa arus ke salah satu calon ataupun ikut ke pihak-pihak tertentu. Jika ada ASN yang terbukti ikut terlibat atau terafiliasi mendukung salah satu paslon, maka akan diproses sesuai dengan aturan yang berlaku. Bahkan tidak menutup kemungkinan terburuk yaitu pemecatan,” pungkasnya.

Dengan pelantikan ini, Bawaslu Kota Madiun optimis bahwa pengawasan Pilkada di tingkat kecamatan akan berjalan lebih baik dan efektif. Kolaborasi antara Bawaslu, Panwascam, aparat keamanan, dan pemerintah daerah diharapkan dapat menciptakan kondisi yang kondusif untuk pelaksanaan Pilkada 2024 yang sukses dan demokratis.***

Reporter : Rio Hermawan S/Andik Sukaca
Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *