KEDIRI, LINGKARWILIS.COM β Pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati (GDJ) Kabupaten Kediri terus dikebut. Stadion yang menjadi salah satu proyek strategis daerah (PSD) tersebut ditargetkan dapat difungsikan masyarakat dan rampung secara keseluruhan pada akhir 2027.
Saat ini, pembangunan memasuki tahap III dengan fokus utama menyelesaikan atap stadion secara menyeluruh serta pembangunan talut di seluruh sisi stadion. Pekerjaan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Kediri menuntaskan pembangunan fasilitas olahraga yang digagas Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana.
Plt Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Kediri melalui Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), Tegar Yustisiawan, mengatakan pembangunan tahap III tersebut mendapat alokasi anggaran lebih dari Rp57,2 miliar.
“Pekerjaan dimulai 3 Juli dan ditargetkan selesai akhir November 2026. Secara mayor memang terfokus pada penyelesaian pembangunan atap secara menyeluruh. Kalau sebelumnya belum total, pada tahap III ini harus selesai akhir November tahun ini,” jelasnya.
Baca juga :Β Dukung Peningkatan Produksi, Mas Dhito Salurkan 216 Bantuan Alsintan untuk Petani Kediri
Selain atap, pembangunan juga mencakup talut di seluruh sisi Stadion GDJ. Talut tersebut berfungsi mempertegas batas area stadion dengan lahan lain di sekitarnya.
Tegar menjelaskan, proyek tersebut juga dilengkapi pembangunan saluran air untuk mencegah terjadinya genangan ketika hujan. Dalam proses pemasangan atap, pihaknya menggunakan alat berat yang menyebabkan kondisi rumput stadion sedikit terdampak.
Namun, setelah seluruh pekerjaan yang membutuhkan alat berat selesai, rumput stadion akan ditata dan diperbaiki kembali. Perbaikan dilakukan dengan mengacu pada standar kualitas lapangan yang ditetapkan PSSI untuk kompetisi Liga 1.
“Perbaikan rumput sesuai standar yang ditentukan PSSI kami lakukan agar rumput tertata dengan baik. Sejauh ini Stadion GDJ juga pernah digunakan untuk latihan Persik Kediri,” katanya.
Tegar berharap masyarakat turut menjaga fasilitas Stadion GDJ setelah pembangunan selesai. Ia mengimbau warga tidak melakukan tindakan vandalisme agar fasilitas olahraga tersebut tetap terawat, nyaman, dan memiliki nilai estetika.
Baca juga :Β Jaga Stabilitas Harga, Pemkab Kediri Gelar Gerakan Pangan Murah di Pare
“Harapan kami masyarakat ikut membantu memelihara stadion dan tidak melakukan vandalisme. Jika ini terjadi tentu akan mengurangi keindahan stadion,” ujarnya.
Ia menambahkan, setiap perkembangan pembangunan Stadion GDJ secara berkala dilaporkan kepada Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana. Laporan tersebut menjadi bahan evaluasi sekaligus untuk mendapatkan arahan dan masukan terkait progres pembangunan stadion.***
Reporter : Bakti Wijayanto
Editor : Hadiyin





