JOMBANG, LINGKARWILIS.COM – Persiapan pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Kabupaten Jombang terus dikebut. Hingga Selasa (12/8/2026), progres persiapan secara keseluruhan telah mencapai lebih dari 50 persen dan ditargetkan menembus 90 persen pada 20 Agustus mendatang.
Sekretaris Jenderal PBNU sekaligus Ketua Panitia Pusat Muktamar ke-35 NU, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, menyampaikan perkembangan tersebut saat meninjau kesiapan fasilitas di Universitas KH Wahab Chasbullah (Unwaha) Jombang.
Menurut Gus Ipul, kondisi fasilitas di Unwaha menunjukkan perkembangan signifikan dibandingkan peninjauan yang dilakukan sepekan sebelumnya. Sejumlah kebutuhan peserta mulai terpenuhi, termasuk tempat tidur dan pendingin ruangan.
“Dibanding seminggu yang lalu, sekarang sudah jauh lebih lengkap. Kasur-kasur juga sudah berdatangan. AC sudah terpasang di 250 ruangan,” ujar Gus Ipul di Unwaha Jombang.
Unwaha nantinya tidak hanya digunakan sebagai tempat hunian peserta Muktamar. Kampus tersebut juga dipersiapkan sebagai salah satu lokasi persidangan komisi yang akan membahas berbagai persoalan dan merumuskan rekomendasi strategis organisasi.
Baca juga : Polres Jombang Gelar Turnamen Domino Forkopimda Cup 2026, ORADO Juara, PWI Runner-up
Gus Ipul menilai sarana dan prasarana yang tersedia saat ini sudah cukup memadai. Sejumlah pekerjaan masih dilakukan, terutama pemasangan partisi untuk menambah kenyamanan peserta.
“Secara umum infrastrukturnya sudah cukup. Tinggal partisi-partisi yang akan dibangun dan ditambahkan agar membuat kondisi lebih nyaman untuk peserta,” imbuhnya.
Gus Ipul juga memberikan apresiasi kepada panitia lokal dan seluruh pihak yang terlibat dalam persiapan Muktamar. Menurutnya, tantangan yang dihadapi cukup besar lantaran penetapan Tambakberas sebagai lokasi Muktamar dilakukan dalam waktu yang relatif singkat.
“Penetapan Tambakberas sebagai tempat Muktamar itu 50 hari sebelum pelaksanaan. Pendek sekali dan sekarang sudah tinggal 17 hari lagi,” tegas mantan Wakil Gubernur Jawa Timur tersebut.
Kendati persiapan dilakukan dalam waktu terbatas, koordinasi dan kerja keras berbagai pihak membuat progres terus menunjukkan perkembangan. Gus Ipul pun optimistis Jombang mampu menjadi tuan rumah Muktamar ke-35 NU.
“Awalnya kita cukup ragu juga, tapi hari ini kita optimis. Insyaallah sudah sangat siap Tambakberas menjadi tuan rumah,” tuturnya.
Baca juga : Rencana Penataan Perangkat Daerah, Bupati Kediri Mas Dhito Pastikan Bakal Ada OPD Baru
Sesuai agenda, Muktamar ke-35 NU akan berlangsung pada 27–31 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang. Pada pembukaan Muktamar 27 Agustus mendatang, PBNU dijadwalkan mengundang Presiden Republik Indonesia.
Sementara itu, persiapan dari sisi administrasi kepesertaan juga terus dilakukan. PBNU mencatat pemutakhiran Daftar Peserta Sementara Muktamar telah mencapai lebih dari 95 persen. Data tersebut mencakup lebih dari 525 kepengurusan yang telah diverifikasi.
Pemutakhiran data peserta menjadi bagian penting untuk memastikan keabsahan hak suara serta kehadiran pengurus wilayah dan cabang dalam Muktamar. PBNU juga terus mempercepat penerbitan Surat Keputusan kepengurusan yang sah sesuai dengan ketentuan tata tertib organisasi.
“Sekarang terus berproses, masih banyak juga yang melakukan konferensi wilayah maupun konferensi cabang. Intinya kita ingin hak cabang dan wilayah untuk ikut Muktamar bisa difasilitasi dengan SK yang sah,” pungkas Gus Ipul.***
Reporter: Taufiqur Rachman
Editor : Hadiyin





