Malang, LINGKARWILIS.COM — Kepolisian Resor Malang terus memperkuat upaya pencegahan kenakalan remaja, khususnya praktik perundungan atau bullying, melalui pendekatan edukatif. Salah satunya dilakukan Polsek Wagir dengan memberikan sosialisasi kepada orang tua dan wali murid SD Negeri 02 Sukodadi, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang.
Kegiatan yang digelar Jumat (23/1/2026) itu menyasar wali murid kelas VI sebagai bagian dari langkah preventif membentengi anak sejak usia sekolah dasar. Materi sosialisasi menekankan pentingnya peran keluarga dalam mencegah kenakalan remaja serta memahami dampak negatif bullying terhadap kondisi psikologis dan sosial anak.
Kasi Humas Polres Malang AKP Bambang Subinajar menegaskan, keterlibatan orang tua merupakan faktor utama dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi anak, baik di sekolah maupun di luar sekolah.
Baca juga : Satlantas Polres Kediri Kota Sosialisasikan Tertib Lalu Lintas Melalui Program Polsanak
“Upaya mencegah bullying tidak bisa hanya mengandalkan sekolah atau aparat kepolisian. Peran orang tua sangat menentukan, mulai dari pengawasan, pola asuh, hingga membangun komunikasi yang terbuka dengan anak,” ujar AKP Bambang.
Ia menjelaskan, pembekalan kepada wali murid bertujuan agar orang tua mampu mengenali gejala awal kenakalan remaja dan mengambil langkah pencegahan sedini mungkin sebelum berkembang menjadi persoalan yang lebih kompleks.
Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas Desa Sukodadi, Aipda Mujianto, menyampaikan pemaparan mengenai berbagai bentuk perundungan, dampak psikologis yang dapat dialami korban, serta pentingnya menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, dan ramah anak.
Baca juga : Gerakan Lingkungan “Save Forest 1987” Diluncurkan, Arema FC dan Aremania Gandeng Bakorwil III Malang
“Melalui sosialisasi ini, kami berharap orang tua lebih peka terhadap perubahan perilaku anak serta berani berkoordinasi dengan pihak sekolah maupun kepolisian jika menemukan indikasi bullying,” ujarnya.
Polres Malang menegaskan komitmennya untuk terus mengedepankan langkah edukatif dan pembinaan kepada masyarakat, khususnya orang tua dan pelajar, sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif di wilayah Kabupaten Malang.***
Reporter : Arief Prabowo
Editor : Hadiyin





