Malang, LINGKARWILIS.COM β Polres Malang melalui Polsek Tajinan tengah menyelidiki video yang beredar luas di media sosial dan diduga memperlihatkan tindakan asusila di tempat umum. Lokasi yang diduga menjadi tempat kejadian berada di kawasan pinggir Sungai Brantas, Desa Tambakasri, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang.
Kasihumas Polres Malang AKP M Budiono mengatakan, kepolisian langsung menindaklanjuti informasi tersebut setelah video dan pengaduan masyarakat diterima. Petugas kemudian mendatangi lokasi yang diduga menjadi tempat kejadian serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.
“Setelah menerima informasi dan pengaduan masyarakat mengenai video yang beredar, anggota Polsek Tajinan bersama Polsek Pakisaji langsung mendatangi lokasi yang diduga menjadi tempat kejadian. Kami juga memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan informasi untuk kepentingan penyelidikan,” ujar Budiono saat dikonfirmasi, Sabtu (1/8/2026).
Berdasarkan keterangan sementara dari saksi, peristiwa tersebut diperkirakan berlangsung pada Selasa (28/7/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu, dua pria datang dengan mengendarai sepeda motor Honda Vario berwarna putih.
Baca juga :Β BMKG : Hujan Saat Musim Kemarau di Kediri Dipicu Gelombang Rossby, Kondisi Dinilai Normal
Keduanya kemudian memarkir kendaraan di sekitar kawasan ruko sebelum berjalan menuju tepian Sungai Brantas. Seorang warga yang melintas di lokasi kemudian melihat aktivitas keduanya yang dinilai tidak pantas dan merekam kejadian tersebut menggunakan telepon seluler.
Menurut Budiono, kedua orang yang diduga terekam dalam video tersebut kemudian meninggalkan lokasi setelah mengetahui ada warga lain di sekitar tempat kejadian.
“Keterangan saksi, dua orang yang diduga terlibat dalam video datang menggunakan sepeda motor dan kemudian menuju area pinggir sungai. Setelah mengetahui ada orang lain, keduanya kemudian meninggalkan lokasi,” jelasnya.
Rekaman tersebut sempat diunggah oleh saksi melalui status WhatsApp. Namun, video itu kemudian dihapus beberapa waktu berselang. Meski demikian, rekaman tersebut selanjutnya beredar di media sosial dan menarik perhatian masyarakat.
Baca juga : Dinsos Kota Kediri Salurkan BLT DBHCHT Rp1 Juta kepada 2.797 Penerima, Ini Persyaratannya
Hingga kini, polisi masih berupaya mengidentifikasi dua orang yang diduga berada dalam video. Selain identitas, penyidik juga mendalami motif serta memastikan kejadian yang sebenarnya berdasarkan keterangan saksi dan bukti yang diperoleh.
“Motif dan identitas pihak yang ada dalam video masih kami dalami. Kami terus mengumpulkan keterangan saksi serta melakukan penyelidikan untuk memastikan rangkaian kejadian yang sebenarnya,” kata Budiono.
Polisi juga mengingatkan masyarakat agar menggunakan media sosial secara bijak dan tidak ikut menyebarluaskan kembali konten yang mengandung unsur asusila.
Budiono meminta masyarakat yang mengetahui atau menemukan dugaan tindak pidana untuk segera melaporkannya kepada kepolisian melalui kanal pengaduan yang tersedia agar dapat ditangani sesuai ketentuan hukum.***
Reporter: Arief Juli Prabowo
Editor : Hadiyin





