Malang, LINGKARWILIS.COM – Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Malang meresmikan tujuh titik sumur bor melalui program Sumur Bor Polri Presisi yang tersebar di Kecamatan Pagak, Donomulyo, dan Sumbermanjing Wetan. Program tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat memperoleh akses air bersih, khususnya di wilayah yang kerap mengalami keterbatasan pasokan air.
Peresmian dilakukan langsung oleh Kapolres Malang, AKBP Muhammad Taat Resdi, di Dusun Krajan, Desa Pagak, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang, Kamis (25/6/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakapolres Malang Kompol Fahmi Amarullah, unsur Muspika, kepala desa, tokoh agama, Bhayangkari, serta masyarakat setempat.
AKBP Muhammad Taat Resdi mengatakan ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting bagi masyarakat. Oleh karena itu, Polri berupaya memberikan kontribusi nyata melalui pembangunan fasilitas yang dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
“Program sumur bor ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya dalam membantu mengatasi kesulitan mendapatkan air bersih, baik saat musim kemarau maupun di daerah yang selama ini mengalami keterbatasan sumber air,” ujarnya.
Baca juga : Semangat Kemanusiaan Warnai Donor Darah Hari Bhayangkara ke-80 di Polres Malang
Menurutnya, tugas Polri tidak hanya berkaitan dengan penegakan hukum, tetapi juga hadir sebagai institusi yang memberikan manfaat langsung melalui berbagai program sosial kemasyarakatan.
“Polri ingin terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai pelindung dan pengayom, tetapi juga sebagai mitra yang mampu membantu menyelesaikan persoalan sosial yang dihadapi warga,” tambahnya.
Kapolres menjelaskan, tujuh titik sumur bor yang dibangun tersebar di tiga kecamatan, yakni empat titik di Kecamatan Pagak, satu titik di Kecamatan Donomulyo, dan dua titik di Kecamatan Sumbermanjing Wetan.
Setiap lokasi dilengkapi dengan tandon air berkapasitas 5.200 liter yang terhubung ke jaringan distribusi sehingga dapat dimanfaatkan masyarakat sekitar untuk kebutuhan sehari-hari.
Dengan kapasitas tersebut, fasilitas yang dibangun diharapkan mampu memenuhi kebutuhan air bersih bagi ratusan kepala keluarga setiap harinya. Selain untuk warga, sarana tersebut juga dapat dimanfaatkan oleh lembaga pendidikan, pondok pesantren, serta tempat-tempat kegiatan keagamaan.
Baca juga : OJK Kediri Gelar Edukasi SICANTIK, Dorong Perempuan Makin Cakap Kelola Keuangan Keluarga
Adapun wilayah penerima manfaat meliputi Desa Pagak, Sumbermanjingkulon, Sumberejo, Gampingan, Sumberoto, Sumberagung, dan Kedungbanteng.
Selain meresmikan sumur bor, Polres Malang juga menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako kepada masyarakat sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara ke-80.
AKBP Taat berharap seluruh warga dapat menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Saya mengajak seluruh masyarakat penerima manfaat untuk bersama-sama menjaga fasilitas ini, memanfaatkannya secara bijak, dan merawatnya agar tetap berfungsi dengan baik bagi generasi mendatang,” tuturnya.
Ia menambahkan, keberhasilan program tersebut tidak lepas dari dukungan berbagai pihak yang turut membantu sejak tahap perencanaan hingga pembangunan selesai dilaksanakan.
“Semoga keberadaan sumur bor ini membawa manfaat, kesehatan, dan kesejahteraan bagi masyarakat serta menjadi sumber keberkahan yang terus dirasakan dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.***
Reporter : Arief Juli Prabowo
Editor : Hadiyin





