Daerah  

Waduh! Tulungagung Darurat Kasus HIV, 424 Remaja dari SMP Hingga Mahasiswa Terpapar

Waduh! Tulungagung Darurat Kasus HIV, 424 Remaja dari SMP Hingga Mahasiswa Terpapar
Ilustrasi kasus HIV di Tulungagung pada remaja semakin meningkat

LINGKARWILIS.COM – Kasus HIV (Human Immunodeficiency Virus) yang menyerang remaja di Kabupaten Tulungagung terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Remaja yang dimaksud meliputi mereka yang berusia mulai dari SMP hingga perguruan tinggi.

Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Tulungagung, Ifada Nur Rohmania, mengungkapkan bahwa berdasarkan data kasus HIV remaja pada tahun 2023, terdapat 398 kasus. Namun, dalam semester pertama tahun 2024 atau selama 6 bulan terakhir, jumlah temuan kasus HIV remaja naik menjadi 424 kasus.

banner 400x130

Peningkatan temuan kasus ini disebabkan oleh keaktifan petugas lapangan dalam melakukan penjaringan kasus HIV/AIDS di Tulungagung. 

Hal ini menyebabkan temuan kasus HIV, terutama yang menyerang remaja, di Tulungagung selalu meningkat setiap tahunnya.

Dugaan Kecurangan PPDB di SMAN 1 Kedungwaru Jadi Sorotan DPRD Tulungagung

“Kami memang gencar melakukan penjaringan kasus HIV/AIDS di Tulungagung. Hasilnya, selama 6 bulan terakhir ada tambahan 20 kasus, atau secara akumulasi totalnya menjadi 424 kasus di tahun 2024,” kata Ifada Nur Rohmania, Minggu (7/7/2024).

Mengenai faktor penyebabnya, Ifada mengungkapkan bahwa mayoritas kasus HIV pada remaja disebabkan oleh belum menikahnya penderita dan sering berganti pasangan. Temuan ini menunjukkan bahwa remaja di Tulungagung sudah mulai aktif secara seksual, sehingga kasusnya terus ditemukan.

“Sebenarnya dengan temuan kasus ini, bisa dibilang sangat memprihatinkan, tetapi dengan temuan ini harus ditangani secara tepat,” ungkapnya.

Ifada menjelaskan bahwa untuk menghentikan peningkatan kasus ini, pihaknya secara aktif berkolaborasi dengan pemerintah dan lembaga pendidikan di Tulungagung. Langkah ini dilakukan untuk memberikan edukasi kepada pelajar agar tidak melakukan hubungan seksual sebelum menikah.

Puluhan ODGJ Asal Tulungagung Dibawa ke RSJ Lawang Malang untuk Dapatkan Penanganan Medis 

Selain itu, bagi remaja yang sudah aktif secara seksual, pihaknya akan terus melakukan penjaringan untuk memeriksa apakah mereka telah terjangkit HIV atau belum. Jika dinyatakan positif HIV, pihaknya akan melakukan pendekatan agar mereka bersedia menjalani pengobatan.

“Bagi remaja yang belum aktif secara seksual, kita masih bisa mencegahnya dengan memberikan edukasi. Sedangkan bagi remaja yang sudah aktif secara seksual dan positif HIV, kita tinggal melakukan pendekatan agar mereka mau berobat,” pungkasnya.

Reporter : Mochammad Sholeh Sirri

Editor: Shadinta Aulia Sanjaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *